Sabtu, 26 Februari 2011

gigi sensitif

Sebagian dari kita tentunya pernah mengalami gigi sensitif atau sambil baca artikel ini anda sedang mengalami sensitivitas pada gigi anda. Nah disini saya akan membahas sedikit ilmu saya tentang sensitivitas pada gigi. Beberapa pertanyaan mungkin muncul dalam pukiran anda sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan gigi sensitif? apa penyebab gigi sensitif? bagai mana pencegahannya? lalu kalo udah terlanjur gigi sensitif gimana cara penanggulangannya? saya akan menjawab semua pertanyaan tersebut.

Gigi Sensitif
Gigi sensitif merupakan istilah umum yang dipakai untuk menunjukkan adanya dentine hypersensitive akibat menipisnya enamel, penurunan gusi dan terbukanya dentin, sebuah lapisan di bawah enamel. Nyeri yang berkaitan dengan sensitivitas terjadi dalam saraf gigi, nyeri dari gigi sensitif tidak selamanya tetap; ada yang sementara dan sementara namun berkala. Nyeri yang tidak henti-henti mungkin merupakan satu tanda masalah yang lebih serius. Bagaimanapun, adalah penting bagi anda membincangkan
gejala tersebut dengan dokter gigi anda untuk menentukan penyebab dan perawatan selanjutnya, karena masalah ini akan sangat mengganggu kalau tidak ditindak lanjuti.

Penyebab Gigi Sensitif
Dari hasil penelitian para ahli di USA, sebanyak 50-90%, penderita memberikan tekanan besar/berlebih pada saat menggosok gigi. Kebiasaan menggosok gigi dengan tekanan berlebih dapat membuat gusi mengalami iritasi atau gusi menurun dari leher gigi, lama kelamaan akar gigi akan terbuka (resesi gingiva), leher gigi berlubang, lapisan email pun akan berkurang ketebalannya sehingga bila minum air dingin, asam/manis atau bahkan tersentuh bulu sikat gigi pun akan terasa ngilu. Oral hygiene/keadaan rongga mulut yang buruk, penumpukan plak/karang gigi, yang merupakan "rumah" tinggalnya berjuta-juta kuman dalam rongga mulut. Lambat laun karang gigi pun dapat mengiritasi gusi sehingga gusi akan mudah berdarah, timbul pula bau mulut yang tidak "segar". Pembentukan lapisan email gigi yang kurang sempurna (ename hypoplasia) dapat pula terjadi pada individu-individu tertentu. Keadaan ini pun akan menjadikan gigi menjadi sensitif. Food impaksi/penumpukan sisa-sisa makanan di daerah pertemuan gigi dengan gigi/kontak gigi. Sisa makanan ini menyusup masuk melalui leher gigi dan sulit terjangkau sikat gigi sehingga akan sulit dibersihkan, lama kelamaan penumpukannya akan semakin banyak, menekan saku gusi semakin dalam dari keadaan normal. Secara garis besar penyebab sensitivitas gigi adalah :
1. Penurunan Gusi.
2. Buruknya Orah Hygiene (OH -).
3. Bleaching ( Pemutihan permukaan gigi).
4. Terkikisnya Email.
5. penyikatan gigi terlalu kuat.

Pencegahan Gigi Sensitif
Untuk mencegah gigi menjadi sensitif, kuncinya adalah mengurangi tekanan berlebih saat menggosok gigi, memakai sikat gigi dengan jenis bulu sikat yang tidak keras dan menggosok gigi dengan cara yang benar. Menggunakan pasta gig yang khusus untuk gigi sensitif, Rutin memeriksakan gigi ke dokter gigi, usahakan jangan minum/makan panas dan dingin dalam waktu bersamaan.

Pengobatan Gigi sensitif

Langkah-langkah yang perlu diperhatikan bagi penderita yang memunyai gigi sensitif adalah;

1. Menghilangkan kebiasaan buruk menggosok gigi dengan tekanan berlebih.

2. Menggosok gigi dengan cara dan waktu yang tepat.

3. Memakai jenis bulu sikat gigi yang lunak/soft tidak menggunakan bulu sikat yang sudah rusak.

4. Menggunakan pasta gigi yang mengandung zat strontium chloride/ potassium nitrate/ fluoride atau berkumur-kumur dengan obat kumur yang mengandung zat-zat di atas. Menurut para peneliti zat ini mampu membentuk ikatan kristalisasi serta menutupi porus-porus pada permukaan mahkota gigi yang banyak pembuluh syaraf (tubuli dentin)/ permukaan akar gigi yang terbuka, sehingga dapat menghilangkan keluhan-keluhan gigi sensitif.

5. Pada keadaan akar gigi yang terbuka/sudah timbul lubang pada leher gigi seyogianya dilakukan penambalan.

6. Pada kasus mahkota gigi/email gigi tipis (hypoplasia enamel) biasa dibuatkan mahkota jaket.

7. Menggunakan compound oxalate atau dengan bonding agent untuk menutupi porus-porus/tubuli dentin.

Dengan banyaknya kasus-kasus di atas sudah selayaknya pasien yang memunyai keluhan yang sama, senantiasa memerhatikan langkah-langkah yang telah diterangkan. Insya Allah dengan menegakkan disiplin dalam memelihara kesehatan gigi dan mulut segala keluhan Anda akan berkurang atau hilang, aktivitas pun akan lancar.

sariawan



Sariawan merupakan salah atu penyakit yang populer, karena hampir setiap orang mengalami sariawan dalam hidupnya. nah lalu apakah anda mengetahui tentang sariawan? apakah sariawan? apa penyebab sariawan? bagaimana cara mengobati sariawan? pertanyaan tersebut sangat sering saya terima dari rekan2 saya maupun dari orang yang kebetukan bertemu.

Dalam ilmu kedokteran gigi atau pun dalam ilmu kesehatan gigi sariawan tidak luput dari perhatian, mungkin beberapa orang menganggap enteng namun kenyataannya sangat menggang kita dalam aktifitas apa lagi kalau kita makan wahh... makanan mahal yang terasa enak sekalipun kalau kita sariawan tidak akan terasa nikmat di mulut.

Sariawan merupakan bahasa awam untuk berbagai macam lesi/benjolan yang timbul di rongga mulut. Namun biasanya jenis sariawan yang sering timbul sehari-hari pada rongga mulut kita disebut (dalam istilah kedokteran gigi) Stomatitis Aftosa Rekuren.
Gejalanya berupa rasa sakit atau rasa terbakar satu sampai dua hari yang kemudian bisa timbul luka (ulser) di rongga mulut. Rasa sakit dan rasa panas pada sariawan ini membuat kita susah makan dan minum. Sehingga kadang pasien dengan Sariawan datang ke dokter gigi dalam keadaan lemas. Ini sering menyerang siapa saja. Tidak mengenal umur maupun jenis kelamin. Biasanya daerah yang paling sering timbul Sariawan ini adalah di mukosa pipi bagian dalam, bibir bagian dalam, lidah serta di langit-langit.

Penyebab dari sariawan/satomatitis?

Sampai saat ini penyebab utama dari Sariawan belum diketahui. Namun para ahli telah menduga banyak hal yang menjadi penyebab timbulnya sariawan ini, diantaranya adalah :

Faktor General :
Hormonal maupun penyakit sistemik.
Stres.

Faktor Lokal:
Overhang tambalan atau karies, protesa (gigi tiruan)
Luka pada bibir akibat tergigit/benturan.
Defisiensi (kekurangan) vitamin B12 dan zat besi.
dll yang menyebabkan trauma pada gusi atau mukosa mulut.

Infeksi virus dan bakteri juga diduga sebagai pencetus timbulnya Sariawan ini. Ada pula yang mengatakan bahwa sariawan merupakan reaksi imunologik abnormal pada rongga mulut. Nah yang cukup sering terjadi pada kita, terutama warga kota yang sibuk, adalah stress. Faktor psilkologis ini (stress) telah diselidiki berhubungan dengan timbulnya Sariawan.

Cara mengatasinya Sariawan

Dengan mengetahui penyebabnya, diharapkan kita dapat menghindari timbulnya sariawan ini, diantaranya dengan menjaga kebersihan rongga mulut serta mengkonsumsi nutrisi yang cukup, terutama yang mengandung vitamin B12 dan zat besi. Juga selain itu, jangan lupa untuk menghindari stress. Namun bila ternyata sariwan selalu hilang timbul, Anda dapat mencoba dengan kumur-kumur air garam hangat dan pergi ke dokter gigi untuk meminta obat yang tepat untuk sariawannya. Karena apabila kita tidak tau pasti kadang kita mengkonsumsi obat yang salah, karena pengobatannya sebaiknya juga berdasarkan faktor penyebabnya. Sebaiknya jangan di obati sembarangan karena kita tidak tahu apakah obat tersebut bersifat karsinogenik, atau merangsang kanker.

Ada artikel tentang yoghurt dapat mengobati sariawan, jadi apakah yoghurt bisa mengobati sariawan? Yoghurt mengandung lactobacillus, pada kondisi flora dan fauan mulut yang tidak seimbang, bakteri tersebut dapat membantu keseimbangan kebun binatang mulut. Tapi sariawan yang lebih dari dua minggu harus di waspadai... segera hubungi dokter supaya bisa di check and recek lebih lanjut.

Jumat, 25 Februari 2011

romantic math

Matematika Valentine  heartvalentine.jpg   Hingar bingar serta pro-kontra Valentine’s day yang jatuh setiap tanggal 14 Februari justru menginspirasi para matematikawan untuk mengeksplorasi fungsi-fungsi yang dapat digunakan untuk membangun kurva yang menyerupai bentuk jantung, baik dalam 2 maupun 3 dimensi.
Barangkali ekspresi matematik paling sederhana yang menghasilkan kurva menyerupai bentuk jantung adalah persamaan polar r(t) = 1 - sin(t), -Pi <= t <= Pi.  Di dalam Kalkulus, kurva yang dihasilkan disebut cardioid, karena bentuknya menyerupai jantung.  Kurva cardioid pada Gambar (a) dihasilkan dengan kode sederhana Mathematica sbb. 
r[t_]:=1-Sin[t]
PolarPlot[r[t],{t,-Pi,Pi},Axes->None]
Kurva pada Gambar (b) dihasilkan melalui perintah RegionPlot fungsi f(x,y) = (x^2 + y^2 - 1)^3 - x^2* y^2.  Cobalah kode Mathematica berikut.



f[x_,y_]:= (x^2 + y^2 - 1)^3 - x^2 * y^3
RegionPlot[f[x,y]<=0,{x,-1.2,1.2},{y,-1,1.4}, Frame->False, Axes->None, PlotStyle->Pink]
Untuk memperoleh bentuk permukaan jantung dalam 3 dimensi, ada beberapa tipe fungsi 3 variabel yang dapat diplot melalui perintah ContourPlot3D.  Permukaan (c) berasal dari Nordstrand dan Kuska dengan kode Mathematica sebagai berikut.  (Catatan: kurangi nilai opsi MaxRecursion untuk mempercepat proses ekskusi).
heart[x_,y_,z_]:= 10(2*x^2 + y^2 + z^2 - 1)^3 - x^2 * z^3 - 10y^2 * z^3
ContourPlot3D[heart[x,y,z]<=0,{x,-0.9,0.9},{y,-1.2,1.2},{z,-1.2,1.4},MaxRecursion->6, Mesh->None, Boxed->False,Axes->False,ContourStyle->Directive[Red,Specularity[White,10]], ViewPoint->{2,.1,.5},PlotRange->All]
Perayaan hari Valentine boleh saja mengundang pro-kontra, namun seorang matematikawan barangkali akan bilang, “Semoga rasa kasih dan sayang terhadap sesama dan lingkungan terus meningkat secara eksponensial... :-)




dari IPB

Kamis, 24 Februari 2011

info


Pembentukan 
air hujan
Hujan adalah  kejadian yang sudah biasa terjadi dan bukan sesuatu yang asing bagi setiap orang, terutama bagi orang-orang yang tinggal di tempat yang lebih sering turun hujan. Akan tetapi jarang di a ntara sekian banyak orang yang memperhatikan bagaimana terjadinya hujan , dan terlebih lagi merenungkan sebagai sebuah tanda kekuasaan Alloh swt . Sementara Alloh swt berfirman :
“Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, silih bergantinya malam dan siang, bahtera yang berlayar di laut membawa apa yang berguna bagi manusia, dan apa yang Allah turunkan dari langit berupa air, lalu dengan air itu Dia hidupkan bumi sesudah mati (kering)-nya dan Dia sebarkan di bumi itu segala jenis hewan, dan pengisaran angin dan awan yang dikendalikan antara langit dan bumi; sungguh (terdapat) tanda-tanda (keesaan dan kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan”. ( QS. AL-Baqarah: 164 ).
Tahapan-tahapan pembentukan hujan telah diberitahukan oleh Alloh sejak 14 abad silam , sebelum manusia mengetahui  proses pembentukan air hujan tersebut. Alloh swt berfirman :
“Allah, Dialah yang mengirim angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang dikehendaki-Nya, dan menjadikannya bergumpal-gumpal; lalu kamu lihat hujan keluar dari celah-celahnya, maka apabila hujan itu turun mengenai hamba-hamba-Nya yang dikehendakiNya, tiba-tiba mereka menjadi gembira”.( QS. Ar-rum: 48 ).
Kini  mari kita amati tiga tahap yang disebutkan dalam ayat ini.
TAHAP KE-1 : Dialah Alloh yang mengirinkan  angin ……
Gelembung-gelembung udara yang dibentuk dengan pembuihan di lautan , pecah terus-menerus dan menyebabkan partikel-partikel  air menuju ke langit. Partikel-partikel ini, lalu diangkut oleh angin dan bergerak ke atas di atmosfir, partikel-partikel ini yang di sebut aerosol , membentuk awan dengan mengumpulkan uap air disekelilingnya , yang naik lagi dari laut, sebagai titik-titik kecil dengan mekanisme yang disebut ‘ perangkap air ‘.
TAHAP KE-2 : “ …..lalu angin itu menggerakkan awan dan ALLOh membentangkannya menurut yang dikehendakinya , dan menjadikan bergumpal-gumpal….”
Awan-awan  terbentuk dari uap air yang mengembun disekeliling butir-butir garam atau partikel-partikel debu di udara. Karene air hujan dalam hal ini sangat kecil , awan-awan itu bergantungan di udara dan terbentang menutupi  langit .
TAHAP KE-3 : “…… lalu kamu lihat air hujan keluar dari celah-celahnya…..”.
Partikel-partikel air yang mengelilingi butir-butir garam dan partikel-partikel debu itu mengental dan membentuk air hujan. Jadi air hujan ini , yang menjadi lebih berat dari pada udara , bertolak dari awan dan mulai jatuh ke tanah sebagai hujan.
Tahap-tahap ini dijelaskan dengan urutan yang benar sebagaimana fenomena-fenomena alam lain di bumi , lagi- lagi Al-Qur’anlah yang menyediakan penjelasan yang paling benar mengenai fenomena ini dan juga telah mengumumkan fakta-fakta ini kepada orang pada berabad-abad tahun sebelum ditemukuan oleh ilmu pengetahuan.
Tidaklah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan. ( QS. An-nur : 43 )











Tahap-tahap pembentukan kumulonimbus , sejenis  awan  hujan , adalah sebagai berikut :
TAHAP- 1 Pergerakan awan oleh angin : Awan-awan dibawa , dengan kata lain ditiup oleh angin.
TAHAP- 2 Pembentukan awan yang lebih besar  : Kemudian awan – awan kecil ( awan cumulus ) yang digerakkan angin , saling bergabung dan membentuk awan yang lebih besar.
TAHAP- 3 Pembentukan awan yang bertumpang tindih : Ketika awan-awan kecil saling bertemu dan bergabung membentuk awan yang lebih besar . Gerakan udara vertical ke atas terjadi di dalamnya meninngkat . Gerakan udara vertical ini lebih kuat di bagian tengah  dibandingkan di bagian tepinya. Gerakan udara ini menyababkan gumpalan awan tumbuh membesar secara vertical , sehingga menyababkan awan saling bertindih-tindih.q